• SEAMS

Kurator dari Indonesia dan Australia berkolaborasi untuk mengembangkan pameran online

Sebuah pameran online telah dikembangkan sebagai bagian dari Australia-Indonesian Museum (AIM) Project. Pameran ini akan bercerita mengenai hubungan antara Australia, Indonesia, dan wilayah-wilayah lain. AIM Project merupakan kolaborasi antara Deakin University, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Museum Nasional Indonesia, Western Australian Museum, Southeast Asia Museum Services (SEAMS), dan tim yang terdiri dari 28 kurator dari Indonesia dan Australia.


Selama bulan Maret dan April 2022, para kurator dari Indonesia dan Australia ini disibukkan dengan persiapan pameran tersebut. Beberapa rapat kuratorial secara daring diadakan untuk mendiskusikan tema, desain, dan koleksi yang akan ditampilkan. Sebanyak 20 koleksi telah dipilih untuk menjadi bagian dari pameran ini. Para kurator yang terlibat kemudian melakukan kajian pada masing-masing objek untuk memahami signifikansidan mengeksplorasi keterkaitannya dengan tema besar pameran. Pararel dengan proses kajian tersebut, Museum Nasional Indonesia telah membentuk sebuah tim produksi materi digital. Mereka telah berkeliling Indonesia dan mengunjungi para kurator dan bekerja sama untuk mengambil gambar dalam bentuk video berkualitas tinggi, foto dan, model 3D dari objek yang akan digunakan sebagai bagian dari pameran online.



Pameran ini akan diluncurkan pada Konferensi Asosiasi Museum dan Galeri Australia (AMaGA) pada bulan Juni 2022 dan akan tersedia secara online dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

AIM Project terselenggara atas dukungan dana dari Australia-Indonesia Institute di bawah Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. #aimproject #australia #indonesia #museumworkshops