Asset%252042_edited_edited.jpg

Tentang AIM Project

Asset 43.png

INOVASI

Mengembangkan pendekatan baru untuk interpretasi objek melalui pelatihan, diskusi, dan ko-kurasi dalam sebuah pameran

Asset 44.png

KOLABORASI

Mendukung kemitraan jangka panjang antara profesional museum di Indonesia dan Australia dan antar institusi

Asset 43.png

KONEKSI

Menghasilkan cerita baru tentang hubungan antara orang dan tempat di Australia dan Indonesia

Secara konvensional, pameran dalam museum disusun untuk mendukung agenda atau kepentingan nasional. Namun baru-baru ini, muncul pendekatan museologi baru yang lebih membahas tentang dekolonisasi dan pendekatan yang menekankan hubungan dan mobilitas antar bangsa.

 

Melalui proses kurasi bersama antar para kurator, praktisi, dan akademisi, AIM Project mengembangkan pendekatan baru untuk memahami bagaimana sejarah, yang seringkali sulit, dikumpulkan, ditampilkan, dan akan menghasilkan prototipe untuk memahami signifikansi lintas budaya suatu objek dan bagaimana mereka ditafsirkan di museum-museum di Australia dan Indonesia. 

AIM Project akan menghasilkan sebuah prototipe untuk memahami signifikansi lintas-budaya dari objek dan metode untuk penafsiran dan penyajian, termasuk dalam pameran digital online. Hasil ini dapat dicapai melalui pelatihan yang terfasilitasi dan pendampingan yang berkelanjutan, dan akan menghasilkan sebuah pameran dengan menyajikan objek-objek yang merupakan contoh praktek dari pelatihan dengan pendekatan kolaboratif ini. 

Didanai oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) melalui Australia-Indonesia Institute (AII) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, AIM Project akan diselenggarakan oleh Deakin University's Cultural Heritage Asia-Pacific Group, berkolaborasi dengan Museum Nasional IndonesiaWestern Australian Museum (WAM), dan Southeast Asia Museum Services (SEAMS)., dan museum-museum mitra di Indonesia.

Lembaga mitra
Jadwal kegiatan

27 Mei 2021

Peluncuran dan Orientasi

Daring

Acara peluncuran secara daring akan mempertemukan seluruh pihak pendukung untuk membahas implementasi proyek dan tema untuk mengembangkan pameran yang dikuratori bersama.

19-20 Agustus 2021

Pelatihan Signifikansi
Museum Nasional, Jakarta

Dalam pelatihan ini, peserta akan dipandu untuk menggunakan Metode Signifikansi (Significance 2.0) dalam memahami proses penilaian arti penting koleksi, termasuk konteks ketika koleksi tersebut diperoleh, dikumpulkan, dan bagaimana koleksi tersebut ditampilkan. 

Agustus-Desember 2021

Pelatihan Regional
Daring

Enam (6) pelatihan regional secara daring diadakan di museum-museum lokal di seluruh Indonesia (Jakarta, Yogyakarta, Surakarta, Bandung, Makassar, Aceh). Lokakarya ini akan fokus pada penerapan Metode Signifikansi untuk memahami dan mengkomunikasikan nilai-nilai objek museum.

25-26 Oktober 2021

Pelatihan Interpretasi
Museum Kota Makassar, Makassar

Pada pelatihan ini, peserta akan mengembangkan interpretasi awal untuk objek pilihan mereka berdasarkan hasil penilaian signifikansi. Pelatihan ini akan mencakup pelatihan tentang pengembangan teks tematik dan label yang menarik untuk objek museum.

Juli 2021 - April 2022

Pengembangan Konten Pameran

Daring

Pendampingan dan diskusi akan berlangsung melalui situs pembelajaran daring yang dikembangkan secara khusus. Tim AIM Project akan memilih objek yang telah menunjukkan potensi untuk mengartikulasikan hubungan antara Australia dan Indonesia untuk ditampilkan dalam pameran online.

Mei-Juni 2022

Pameran Online
Daring

Sepanjang bulan Mei - Juni 2022, Western Australian Museum, bekerja sama dengan Museum Nasional Indonesia, akan memimpin pengembangan pameran daring. Sebanyak 15 objek akan dipamerkan dalam pameran daring yang merepresentasikan pendekatan ko-kuratorial.